PONJUK
TIMUR POTERAN
Pantai Ponjuk Timur Talango
merupakan salah satu pantai di Pulau Talango dan berada di ujung timur pulau.
Ponjuk timur Poteran Talango itu bertempat di desa Kombang Poteran Talango.
Asal mula dikatakan ponjuk karena diutara dan selatan itu ada makamnya yaitu
yang selatan adalah makamnya Ibu Koneng yang ibu koneng tersebut keturunan dari
ratu Sumenep dikatakan ibu koneng karena sekecamatan talango bahkan sesumenep
paling cantiknya perempuan dan yang utara makam Roto Jimat karena mulai dari
dulu beliau banyak jimatnya. Dipojuk timur poteran yang menjaga disana adalah
gurita yang sangat besar bahkan saking besarnya kaki-kaki gurita tersebut satu
kaki itu besarnya sama dengan pohon kelapa dan penjaga jimatnya adalah ular
naga yang sampai sekarang ada di dalam gua.
Diponjuk pemandangannya sangat
indah apalagi disana kita disuguhkan dengan hamparan laut dan karang-karang dan
juga banyak pohon kelapa dan setiap pohon kelapa itu banyak himatnya dan dijaga
ular dan masih banyak lagi pohon-pohon. banyak wisatawan yang berkunjung kesana
untuk ziarah dan juga rekreasi kesana kata juru kuncinya atau yang merawat
disana kalau kesana jangan berfikiran yang aneh-aneh dan bawalah bekal makanan
apabila anda ingin bersantai cukup lama di kawasan pantai ini. Sebab, di
kawasan pantai belum ada penjual makanan ataupun minuman untuk mengisi perut
anda selama berwisata di Pantai Ponjuk Timur Talango.
Dan jangan ragu bertanya pada
masyarakat sekitar apabila anda bingung arah menuju pantai ini karena ada
pepatah mengatakan malu bertanya sesat dijalan. Namun, ada baiknya anda bisa
berbahasa Madura atau mengajak orang yang bisa berbahasa setempat, karena masih
ada beberapa warga yang belum menggunakkan bahasa Indonesia. Dan lebih baik
jika datang pada pagi hari, karena suasana masih cukup teduh dan udara terasa
lebih segar. Selain itu, anda tidak perlu takut kemalaman karena hari masih
panjang. Disana tempat yang memiliki nuansa alam alami, merupakan pilihan
wisata yang menarik untuk disambangi atau dikunjungi, terutama bagi anda yang
memiliki minat pada wisata alam.
Semilir angin dan suara hempasan
ombak yang menghantam bebatuan menjadi hiburan alam yang menenangkan.Suasana
pantai memang belum begitu ramai sehingga lebih digandrungi oleh wisatawan yang
menyukai ketenangan. Pemandangan alamnya juga sangat menakjubkan dimana anda
bisa melihat banyaknya bebatuan baik di pinggiran pantai ataupun yang berupa
tebing-tebing batu besar.Dari atas tebing batu, anda bisa melihat lebih luas ke
arah lautan dan bisa melihat beragam aktivitas nelayan dalam mencari ikan.
Mayoritas pekerjaan masyarakat memang lebih ke memanfaatkan hasil laut karena
tingkat kesuburan tanah yang kurang baik.Tak hanya para nelayan, anda juga bisa
melihat sebuah pulau cantik lain dari pantai ini.
Pulau tersebut adalah Gili Labak
yang menyimpan banyak pesona yang sering menyedot perhatian para wisatawan,
khususnya pecinta alam bawah laut.Selain bebatuannya, anda juga akan diteduhi
dengan beragam pepohonan yang lebih didominasi oleh pohon siwalan. Ketika
bersantai di pantai ini, suara dan pemandangan ombak terlihat sangat indah
karena berbenturan dengan tebing-tebing batu. Pantai ini sangat cocok bagi anda
yang gemar bersantai di tempat yang tenang.Duduk di bawah pohon untuk berteduh
sembari memandangi keindahan laut ataupun melakukan hobi-hobi yang bisa
dilakukan sambil bersantai seperti membaca ataupun menulis adalah salah satu
kegiatan yang cocok untuk dilakukan di tempat ini. Untuk menikmati wisata alam
yang menarik di Pantai Ponjuk Timur Talango, anda tidak dipungut biaya apapun,
sehingga anda bisa puas menikmati alamnya.
Akan tetapi untuk mecapai kesana
para wisatawan harus menyeberangi laut antara Kalianget dengan Talango dengan
cara lewat pelabuhan memakai alat transportasi laut yaitu Kapal laut dengan tarif,
kalau memakai sepeda motor dan bonjengan itu dikenai Rp. 4.000-5000. Sedangkan Mobil
itu sekitar Rp. 30.000an.
gan biasanya kalau dari kota sumenep itu brapa kilo meter untuk sampai ke ponjuk timur? ^_^
BalasHapusKira-kira kurang lebih dari sumenep ke ponjuk 30 KM
Hapus