Minggu, 30 November 2014

Tanya Jawab Blog


 1.    Berilah penjelasan pokok inti dari setiap postingan yang anda buat ? 
          POKOK-POKOK INTI DARI SETIAP POSTINGAN 
  • Postingan Pertama adalah Kirmata Saronggi : Kirmata adalah sebuah waduk atau bendungan yang terdapat di Saronggi yang awalnya dibuat oleh kolonial Belanda yang bertujuan untuk mengairi pertanian masyarakat. 
  • Postingan kedua adalah Ponjuk Timur Talango : sebuah wisata yang masih belum dikelola pemerintah yang terdapat di paling timur pulau talango. Yang disana para wisatawan akan disuguhkan lautan luas dan karang-karang yang indah 
  •  Postingan ketiga Masjid Jami’ Sumenep : adalah masjid tua yang masih kokoh peninggalan raja Sumenep yang dibangun oleh Kanjeng R. Tumenggung Ario Anggadipa, Penguasa Sumenep XXI. Yang terdapat di jantung Kota Sumenep tepatnya di depan alun-alun kota Sumenep.
 2.      Apa kekurangan yang ada pada setiap postingan yang anda buat ?
          KEKURANGAN YANG ADA PADA SETIAP POSTINGAN
  • Postingan Pertama adalah kebersihan dari Kirmata itu tidak di tambahkan padahal itu perlu karena para wisata kalau tempatnya kotor maka para wisatawan tidak akan betah.
  •  Postingan kedua adalah tarif transportasi dari kota Sumenep ke Ponjuk dan dari Sumenep ke Ponjuk jaraknya itu tidak dicantumkan. 
  • Postingan Ketiga adalah nama pendiri atau yang membuat masjid dan yang ada di dalam tidak dijelaskan dengan detail.
 3.      Mengapa anda mengambil tema pada setiap postingan tersebut ?
  •  Kirmata : karena saya ingin bemberi tahu orang-orang yaitu dimadura khususnya Sumenep yaitu banyak tempat wisata dimana-mana di Saronggi 
  •  Ponjuk Timur Poteran : saya ingin memberi tahu bahwa di Sumenep ada tempat wisata yang masih belum di kelola pemerintah yang sangat indah 
  •  Masjid Jami’ Sumenep : saya ingin memberitahu semua orang bahwa di Sumenep ada bangunan tua yang masih berdiri sampai sekarang yang peninggalan Raja Sumenep
 4.      Seberapa manfaatkah setiap postingan  yang anda buat ? 
  • Sangatlah bermanfaat yang awalnya masyarakat tidak mengetahui dimana tempatnya Kirmata, Ponjuk Poteran dan masji agung Sumenep dan juga apa yang ada di sana dan juga penjelasannya.
 5.      Mengapa anda mengambil tema “kuliner” pada blog yang anda buat ?
  • Saya mengambil tema Wisata karena Madura Khususnya Sumenep kaya akan tempat wisata-wisata yang indah
 6.      Blog siapakah yang menurut anda kurang efisien  ?
(efisien yang dimaksud tidak ada manfaatnya pada visitor atau blognya biasa-biasa saja).Berilah penjelasan dan berilah solusinya !
  • Sebelumnya mohon maaf menurut saya blognya Rifkiputradermawan karena dia judul blognya Kuliner sedangkan Postingannya campur yaitu postingan yang pertama bahas Moseum Keraton Sumenep. Solusinya kalau judul blognya Kuliner maka Rifki harus bahas kuliner biar pembaca tidak bingung. 

Kamis, 23 Oktober 2014

Kirmata Saronggi














Kirmata atau Kermata adalah sebuah bendungan, waduk dan danau yang terletak di Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep, sekitar 7 km dari utara pusat kota, jika anda berkunjung ke Sumenep pasti anda akan melewati yang namanya Kecamatan Saronggi lebih tepatnya sebelum areal tambak atau Desa Nambakor, untuk uang masuknya ke Kirmata itu tidak di kenakan biaya apapun akan tetapi bagi yang dari perkotaan yang ingin mengunjungi Kirmata dengan cara memakai alat transportasi semisal Bus Mini maka akan dikenakan biaya sekitar kurang lebih Rp 10.000 PP ( Pulang Pergi ) .
Di Kirmata atau Kermata ini bisa disebut juga dengan waduk atau danau ini terbentuk sejak dulu, sebenarnya awalnya adalah mata air tetapi di jaman Kolonial Belanda kermata ini dibuat indah dan bagus dengan dibangunnya berbagai fasilitas dan sebagainya. ternyata lambat laun Belanda mengubah Kermata menjadi danau buatan dan dibuatlah bendungan untuk sistem irigasi untuk sawah-sawah disekitar.
Kata Kirmata jarang disebut oleh masyarakat sekitar dan lebih dikenal dengan Kermata, di Kermata pemandangannya sangat bagus, di sekitarnya adalah sawah yang hijau nan luas dan di Kermata sendiri sekarang tumbuh bunga teratai berwarna-warna membuat danau ini semakin indah, luas Kermata sendiri sekitar 2500 km² itu untuk daerah danaunya lain luas keseluruhannya.
Tak bisa dipungkiri, lokasi wisata di Sumenep cukup banyak. Sebut saja Pantai Slopeng, Pantai Lombang, kraton, masjid agung, maupun wisata keindahan pulau di kepulauan Sumenep. Sayangnya, potensi wisata alam tersebut belum tergarap secara optimal. Salah satunya, yakni Kirmata. Kirmata tersebut sangat berpotensi dijadikan lokasi wisata. Kirmata yang berupa waduk lokasinya berada di Desa/Kecamatan Saronggi, Sumenep. Dari pusat Kota Sumenep berjarak sekitar tujuh kilometer ke arah selatan.







Pada awalnya kirmata merupakan mata air, akan tetapi di zaman kolonial Belanda, Kirmata ini dibuat indah dan bagus dengan dibangun beberapa fasilitas seperti gazebo dan sarana tempat bersantai. Ternyata, lambat laun Belanda mengubah Kirmata menjadi danau buatan dan dibuatlah bendungan dengan sistem irigasi untuk sawah-sawah disekitarnya. Tidak hanya air yang menjadi potensi wisata, namun juga pemandangannya sangat bagus. Disekitarnya adalah sawah yang hijau dan luas.
Menurut bambang Iriyanto, kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora)Sumenep, pihaknya sebenarnya sudah melakukan langkah-langkah untuk memperbaiki Kirmata, namun masih ada kendala sehingga perbaikan tersebut masih tertuda. “Kami akan menjadikan Kirmata sebagai potensi wisata yang diminati masyarakat,” ungkapnya.